My First Journey, Pontianak Beibeh!

Pontianak, 17 Oktober 2016.

Mendarat di Supadio Airport dengan lancar jaya. Di 10 detik pertama nyampe Pontianak, dalam hati sudah bilang “PANAS BANGET NIH, NERAKA LAGI OPEN HOUSE BUKAN?”.

Disana saya dijemput oleh Manajer dan Area Sales Manager wilayah Kalimantan. Langsung dibawa untuk makan siang, saya sudah berimajinasi, pasti langsung dibawa ke tempat makanan khas sini nih, wah apa yaaa *brb Googling*. Namun disitu saya tersadar, terkadang ekspektasi berlebihan itu tidak baik buat kesehatan bung, makan siang pertama saya, diajak makan di rumah makan ayam bakar, ayam bakar khas Jawa. Iya, Jawa. Iya, Ayam Bakar, ada Ayam, terus dibakar, dikasih kecap sama orang jawa. Untung nya ditraktir pak Manager, jadi ya happy ending.

Dan Hari hari setelah nya, saya lalui dengan bekerja kerja kerja dan kerja, kebetulan posisi kantor dan posisi Hotel tempat saya menginap sangat berdekatan, tinggal nyebrang, jadi lumayan ga banyak energi terbuang di jalan.

TAMPAK_DEPAN_ORCHARDZ_GAMA
Orchard Hotel, Jl. Gajah Mada. Pict from:  http://www.orchardzhotel.com

By the way, selama saya di pontianak, saya menginap di Orchard Hotel, Jl. Gajah Mada. Posisi Hotel berada tepat di tengah2 kota, jadi nyari makanan amat sangat mudah, 24 jam pula. Room yang saya pilih ada Deluxe Room. Rate nya cukup Murah, pada waktu itu hanya seharga +- 500K IDR / Night. Fasilitas pun lengkap, ada cofe terrace untuk hangout dan ngopi ngopi cantik sambil nyari yang cantik . Dan yang paling penting ada Fitness Center nya, tempat dimana saya bisa menjaga kondisi badan agar selalu fit dan berotot. yaaaaa, walaupun selama 2 Minggu disana saya cuma sempat fitness 2x.

Anyway, ada kejadian horror tapi lucu ketika saya fitness di Orchard Hotel. Pada saat itu saya sedang fitness jam 8 malam. Malam itu, di tempat fitness hanya ada saya seorang, oke lah sebagai lelaki sejati harus berani, akhir nya saya pun memulai olahraga saya dengan bermain treadmill, saya ambil remote tv dan saya nyalakan tv supaya ga sunyi2 banget gitu. TV nyala dan saat itu saya nonton channel TVOne yang sedang debat Politik. Oke, ga ada korelasi nya antara nonton politik sambil olahraga, jadi abaikan saja. 10 Menit kemudian tiba tiba TV mati sendiri. Saya pun heran, oke dalam hati bilang pasti ini karena Timer TV yang tiap 10 menit mati, akhir nya saya ambil kembali remote nya, saya nyalakan lagi. Kira-kira 2 menit kemudian TV mati lagi, saya mulai heran, kok timer bisa berubah2 ya jadwal mati nya. Oke, saya ambil remote, dan saya nyalakan lagi TV nya, belum sampai 1 menit, TV mati lagi. Saya ambil remote saya nyalakan, tiba2 mati lagi, saya nyalakan lagi, langsung mati lagi, nyala, mati, nyala, mati. OKAY THERE’s SOMETHING WRONG IN HERE. Okay dalam hati bilang, saya ga mau ganggu, cuma mau fitness. okay TV pun tidak saya nyalakan, akhir nya saya melanjut kan fitness saya dengan perasaan deg-deg an. Hanya 10 Menit saya bertahan, akhir nya saya menyerah dan kembali ke kamar. Bersyukur mata saya ga dikasih lihat yang macem macem yaaa.

Besok nya, Client saya bilang, kalo ternyata lokasi Hotel tersebut dulu nya adalah bekas Kuburan dan pembuangan mayat ketika jaman penjajahan dulu, BOOOM !

FITNESS_CENTER
Fitness Room Orchard Hotel, Pict from:  http://www.orchardzhotel.com

Sebenar nya di Pontianak saya tidak terlalu banyak jalan jalan ke tempat wisata, saya lebih banyak wisata kuliner, karena waktu terbatas, dan saya masih suci this is my first journey, masih kaku dan takut mau ngapa ngapain.

ada banyak kuliner khas pontianak yang saya cicipi. Untuk cerita lebih lengkap nya bisa cek di.

Di pontianak banyak bangunan tempat ibadah yang sangat sedap untuk dipandang, dan memiliki nilai sejarah. Ada mesjid Raya Mujahidin yang merupakan mesjid kebanggan dan terbesar di Kalimantan Barat. Mesjid ini didirikan pada tahun 1950, yang di pelopori oleh 6 tokoh muslim terkemuka di Indonesia dan hanya dengan modal awal 1000 Rupiah. Mesjid ini memiliki tempat yang bersih dan nyaman untuk tidur  solat. Letak nya pun ada di tengah-tengah kota.

Foto Foto Mesjid Mujahidin Pontianak.

 

Ada Juga Gereja Katerdal Santo Yoseph yang merupakan Paroki dari Gereja katolik Roma. Gereja ini didirikan pada tahun 1909 dengan kapasitas 3000 Jamaah. Gereja ini memiliki gaya arsitektur perpaduan antara gaya romawi dan timur tengah. Dan Guys, tahu tidak? ternyata gereja ini adalah gereja Katolik terbesar di Asia Tenggara, wheeeew.

WhatsApp Image 2017-06-07 at 10.43.54 (1)
Gereja Katerdal Santo Yoseph, Pict by Me

sebenar nya ada banyak lagi tempat ibadah yang awesome, tapi saya tidak sempat mendatangi satu per satu, karena you know lah, masih cupu its my first Journey. Belum berani kemana mana sendiri.

Overall, Pontianak tempat yang enak untuk tinggal, walaupun panas dan terkadang macet. Kekurangan nya mungkin sedikit tempat pariwisata yang bisa dikunjungi. Untungnya, Pontianak letak nya berdekatan dengan Kota Singkawang yang lumayan banyak lokasi untuk travelling nya. Dan saya sempatkan ke Singkawang sebentar untuk refreshing syaraf2 otak yang sudah mulai tegang. Mau tau gimana cerita saya di Singkawang? langsung cek di

SEE YOU!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s